Senja dan Jingga Cipt. Safila Cahaya Restia

Senja dan Jingga

Salam untukmu…
Sudah lama tak bertatap temu
ahh… mungkin sudah di labuh

Tunggu dulu!!

Jangan menatap seperti itu
Tak bermaksud menyentuh kalbu
Aku tak lagi mau
Meski kadang rindu…

(Hening…. sesaat)
(Langkah kaki tegap menetap)

“Hai jinggaku…”
Aku bersalaman ragu
Senyum simpul di bibirku
Tak kuasa menahan sendu
Ku putuskan tuk menahan pilu

Ku berjalan
Tak seorang pun menatap nanar
Ku sembunyikan
Tak ingin dipertanyakan

“Tunggu senja..!”
(Ku tarik nafas dalam)
(berharap terikhlaskan)
Jingga mencegah, menarik halusnya tangan
“Senja tak pernah gagal membuat Jingga jatuh cinta”

cipt : Safila Cahaya Restia

Related posts

Leave a Comment