Penyelenggaraan Kursus LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) Kelas XII Pasca UNBK

Penyelenggaraan Kursus LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) Kelas XII Pasca UNBK

                                             SMA MAARIF NU PANDAAN  

     

Dewasa ini perkembangan Sekolah Menengah Kejuruan sangat pesat sekali. Beberapa tahun yang lalu, jumlah siswa kejuruan lebih sedikit dibandingkan sekolah menengah atas. Namun, sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang lebih mengarahkan lulusan SMP ke sekolah kejuruan, jumlah siswa kejuruan akhirnya lebih banyak daripada siswa menengah atas.

Perubahan besar ini secara langsung membawa perubahan terhadap jumlah siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas. Khusus sekolah swasta, perkembangan ini pada akhirnya membuat jumlah siswa menurun drastis. Namun Alhamdulillah di SMA Maarif NU Pandaan relatif stabil tanpa penurunan. Hal ini tidak lepas dari kebijakan sekolah yang menekankan pada pemberian kemampuan kewirausahaan dan pemberian bekal keterampilan teknis diberbagai bidang.

Agar siswa dapat berkompetisi dengan baik dalam perebutan lapangan kerja, tuntutan untuk memberikan bekal keterampilan ini dilaksanakan dengan pemberian kursus. Kursus-kursus ini kemudian di SMA Maarif NU Pandaan dilaksanakan dengan koordinasi Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Depnakersostrans). Depnakersostrans berfungsi sebagai lembaga yang menstandarisasi kemampuan teknis siswa yang mengikuti kursus. Dengan adanya legalisasi dari Depnakersostrans, maka secara tidak langsung sertifikat yang diterima siswa nantinya dapat diterima oleh pihak industri.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kursus sesuai dengan bidang minat siswa. Pemberian kursus ini juga dapat menjadi alat kontrol bagi siswa-siswi sehingga sekolah dapat meminimalkan resiko kegiatan-kegiatan negatif selama masa tunggu hasil Ujian Nasional.

Peserta kursus adalah seluruh siswa-siswi Kelas XII yang telah menentukan pilihannya sendiri untuk kursus yang akan dijalani. Sedangkan pengampu kursus sebagian adalah guru-guru SMA Maarif NU Pandaan yang memiliki kemampuan untuk mengajar keterampilan bidang spesifik. Sebagian lagi adalah instruktur dari luar yang mengisi kursus-kursus tertentu.

Dengan adanya kursus intensif untuk anak Kelas XII ini, diharapkan siswa-siswi Kelas XII mendapatkan keterampilan sesuai dengan bidang minat yang diinginkan, sertifikat kursus sebagai penunjang ketika mencari kerja, bekal keterampilan untuk memulai wirausaha.

Bagi pihak sekolah adanya kursus ini dapat memberikan dampak positif berupa perbaikan layanan sekolah, peningkatan kualitas sekolah, promosi sekolah, alat monitoring kegiatan siswa pasca Ujian Nasional.

Selain itu, dengan adanya kursus intensif untuk anak Kelas XII ini, diharapkan siswa-siswi Kelas XII mendapatkan keterampilan sesuai dengan bidang minat yang diinginkan, sertifikat kursus sebagai penunjang ketika mencari kerja, bekal keterampilan untuk memulai wirausaha.

Adapun kursus yang akan diselenggarakan adalah Bahasa jepang, Bahasa inggris, Tata Boga Processing, Otomotif Sepeda Motor, Menjahit Pakaian, Akuntansi, Multimedia, Tata Rias, Teknik komputer dan jaringan, Photograpy, Administrasi perkantoran.

Dengan adanya kegiatan kursus LPK ini semoga berdampak positif terhadap perkembangan pengetahuan siswa terutama penguasaan skill yang siap pakai di dunia kerja, untuk siswa-siswi kelas XII setelah ujian nasional ini kami buat sebagai pertimbangan agar siswa-siswi dikemudian hari bisa mengembangkan bakat dan minatnya dan bisa bermanfaat baik oleh keluarganya, lingkungan sekitarnya, dan khususnya diri sendiri.

 

By: Abdul Gofur, M.Pd.

Related posts

Leave a Comment