Bukan! Cipt. Safila Cahaya Restia

Bukan!

Jalanan kota penuh rumah
Terbinasa tinggal tanah
Rimbunan rasa terkubur di dalamnya
Tak sanggup menggali luka lama

Sang puan bertanya dengan nanar di wajah…
“oh luka..! bagaimana sakitmu? Telah sembuhkah? atau semakin parah?”
Luka diam… tak berkata
Takut air mata tumpah kala cerita

Kota lama tumbuh kini
Hadirkan kenang baru lagi
Terlupakan! Tertimbunlah luka hati
Tertawa di malam dan pagi hari

Ku pikir tak ada lagi cerita sedih
Bait sayat telah berdiri
Ditahan tak mampu lagi
Akhirnya pecah, kota pun hilang lagi

Bukan!
bukan salahku ataupun salahmu
Sepatutnya akulah yang mati
Ku penghuni kota hatimu
Bukan kamu yang pergi

Bukan!
Bukan rindu yang tak sudi
Kita yang tak jadi
Gagal memilih dan memiliki
Gagal menetap dan berhenti

Habis sudah durasimu
Sisanya hanya sejarah
Ku pikir semua indah
Namun, isinya hanya luka

Aku akan pergi
Berkelana mencari mimpi
Bukan kota lama atau kota baru lagi
Tapi tempat yang sudi berhenti

cipt : Safila cahaya restia

Related posts

Leave a Comment