Angan Si Pecundang

Angan Si Pecundang

Cipt : Syahida Amalia

 

Malam kelam datang menghujam.

Menepis angan dengan kejam.

Menolak rindu yang hendak tertanam.

Kepada hati yang telah lama tersimpan dalam diam.

 

Inilah aku,

Yang tak mampu mendekati, namun berharap untuk dihampiri.

Yang malu untuk menyapa, namun ingin selalu berjumpa.

Dan yang ingin dikenal, namun tak ada usaha untuk mengenal.

 

Aku belajar dari senja,

Bahwa hakikat dari keindahan, sejatinya hanya untuk diikhlaskan.

Aku mengagumi malam,

Yang dengan sabar menunggu mentari datang bersinar.

 

Dan aku berharap,

Langit memberimu sebuah pembelajaran.

Perihal sebuah keikhlasan,

Dalam menerima segala dari ketetapan yang telah digariskan.

Related posts

Leave a Comment